RAKOR BKMT DAN SOSIALISASI PRODUK HALAL UNTUK KEJAYAAN “SURAU MASA DEPAN”

Bukittinggi,

Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) diharapkan menjadi “Surau Masa Depan”, tempat memperkatakan syarak bagi umat. Beralih fungsi sidang-sidang patang masa lalu menjadi masjid dan mushalla, maka hari ini masjid delapan Djamiak di Kurai Limo Jorong dalam kota Bukittinggi tidak lagi mempunyai surau yang ditunggui oleh seorang buya / ulama yang menjadi panutan umat. Mengembalikan surau masa lalu hampir tidak mungkin, namun fungsi dan peran surau itu bisa terus diperankan oleh wadah pendidikan non formal dan organisasi dakwah BKMT. Hal ini disampaikan oleh Drs. HM. Nasir, Kepala kankemenag Kota Bukittinggi pada pembukaan RAKOR Antara Kankemenag dan Pengurus BKMT Se-Kota Bukittinggi dan Sosialisasi Produk Halal hari Senin, 14 Nofember 2011, bertempat di aula Kankemenag Kota Bukittinggi.

Pada kesempatan itu Seksi Penamas dan Seksi Urais Kankemenag Kota Bukittinggi menyelenggarkan kegiatan secara terpadu, mengingat urgensi pemahaman produk halal mesti sampai keberbagai lapisan masyarakat, melalui BKMT. Acara dibuka oleh Kepala Kankemenag Drs. HM. Nasir dan dihadiri oleh 130 orang peserta. Terdiri dari 110 orang utusan pengurus daerah, cabang dan permata BKMT dan 20 orang dari penyuluh agama Islam fungsional, pejabat struktural dan staf Seksi PENAMAS dan Seksi URAIS Kankemenag Kota Bukittinggi dibawah koordinasi Drs. Gazali.

Drs. Gazali, Kepala Seksi Penerangan Masyarakat juga Plt. Kepala Seksi Urusan Agama Islam Kankemenag kota Bukittinggi dalam kapasitas beliau sebagai penanggungjawab teknis dua kegiatan ini menyatakan bahwa kegiatan ini amat penting. Menurut Gazali, “sosialisasi produk halal terus menerus dilaksanakan, hari ini gilirannya untuk pengurus BKMT di Bukittinggi. Sekaligus RAKOR dalam upaya peningkatan efektifitas BKMT dimasa depan. Kiranya hari ini akan lahir rumusan dan pokok pikiran yang visioner yang mampu meningkatkan peranan BKMT di Bukittinggi.”

Pada Rapat Koordinasi Kankemenag Kota Bukittinggi dengan pengurus BKMT Se-kota Bukittinggi itu disepakati beberapa hal sbb :
1. Setiap pengurus BKMT di tiap tingkatannnya menyelenggarakan program kegiatan yang disusun setiap tahun berdasarkan Anggaran Dasar dan Angaran Rumah Tangga BKMT.
2. BKMT harus dipertahankan sebagai Organisasi Islam yang independen, tidak berada didalam atau dibawah salah satu partai politik apapun.
3. BKMT menyusun program pertemuan rutin bulanan sbb:
a. Setiap Minggu pertama, untuk kecamatan Guguk Panjang.
b. Setiap Minggu kedua, untuk kecamatan Mandiangin Koto Selayan.
c. Setiap Minggu ketiga, untuk kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh.
d. Setiap Minggu keempat, untuk se-kota Bukittinggi.
e. Setiap Minggu kelima, diadakan di masjid Al-Hanif depan sekretariat PD-BKMT kota Bukittinggi.
4. BKMT Se-kota Bukittinggi mempunyai program di tingkat daerah, cabang dan permata. Dengan tujuh program utama.
a. Pengajian 2 kali sebulan di setiap permata, sekali sebulan di tiap kecamatan dan sekali sebulan di tingkat kota Bukittinggi.
b. Mengembangkan Baitul Maal wat Tamwil (BMT) di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan.
c. Mengembangkan Pembinaan Generasi Qur’ani di kecamatan Guguk Panjang.
d. Mengembangkan Program Kerjasama dengan berbagai pihak, utamanya instansi pemerintah di kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh.
e. Membentuk dan mengembangkan lembaga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
f. Membentuk kepengurusan dan mengembangkan Himpunan Insan Seni Budaya Islam (HISBI) BKMT di tiap Kecamatan.
g. Memiliki kegiatan unggulan ditingkat Daerah, Cabang dan Permata.
a. Ditingkat Pengurus Daerah :
Membela aqidah di Kepulauan Mentawai. Menyalurkan bantuan untuk anak yatim dan keluarga kurang mampu. Memberikan beasiswa bagi siswa SD, SLP, SLA dan PT bagi anak keluarga kurang mampu, anak yatim adan anak berprestasi. Pembinaan calon jemaah dan alumni ibadah haji dan umroh di KBIH Madina, Khitanan massal secara gratis untuk anak yatim dan anak dari keluarga kurang mampu, Pembinaan santri pasca khatam Qur’an di Taman Pendidikan Seni Al-Qur’an (TPSQ) Madina. Semua program tersebut diberikan oleh BKMT Kota Bukittinggi bekerjasama dengan Direksi dan Manajemen RSU. Madina dengan pelayanan secara gratis.
b. Ditingkat Pengurus Cabang :
Membantu menyukseskan program ekonomi syari’ah melalui BMT dan usaha industri rumah tangga. Membina kehidupan beragama melalui TPQ, MDA, TPSQ dan Pondok Qur’an serta mengelola zakat melalui BAZ di kecamatan.
c. Ditingkat Pengurus Permata :
Membantu percepatan pengumpulan dan pendataan serta penyaluran zakat melalui UPZ ditingkat Permata. Mengolah tumbuhan menjadi obat-obatan herbal.Mengolah pupuk organik.
Dan kegiatan lainnya sesuai dengan potensi daerah masing-masing.

Syamsul Bahri, selaku ketua Pengurus Daerah Kota bukittinggi yang memimpin rapat koordinasi itu menjelaskan : “Majelis Taklim di kota Bukittinggi telah dianggap baik dan mendapat penghargaan nasional dari Pengurus Pusat BKMT pada puncak Ulang Tahun ke-30 BKMT Indonesia pada Muktamar ke-7 tahun 2011 di Gelora Bung Karno , 13 Mei 2011 lalu dihadapan 20.000 insan BKMT se-dunia. Hal ini harus menjadi sebuah motivasi dan tantangan bagi kita untuk terus berbenah diri dan mengefektifkan segala potensi yang kita miliki untuk mewujudkan harapan banyak pihak kepada wadah pendidikan dan dakwah yang independen ini. Saya dan segenap Pengurus Daerah berterima kasih kepada Pemerintah Kota, Kankemenag dan semua donatur yang terus-menerus memberikan perhatian dan bantuan dan dukungan baik moril maupun materil untuk kejayaan Islam dengan mengoptimalkan fungsi dan peran BKMT.”(Rhama)

Drs. Gazali, Kasi PENAMAS&URAIS Kankemenag Kota Bukittinggi, Dalam Rakordengan BKMT dan Sosiolisasi Produk Halal, Senin 14 Nofember 2011.